Duduk di Pangkuan Bos
Untuk mengejutkan suaminya, istri seorang eksekutif berhenti di kantor suaminya.
Ketika dia membuka pintu, ia menemukan suaminya dengan dengan sekretaris cantiknya yang duduk di pangkuan sang suami.
Tanpa ragu-ragu, suami itu mendikte sebuah surat yang sedang diketik sekretarisnya dengan suara keras, "Dan kesimpulannya, Tuan-tuan, ada pemotongan anggaran atau tidak ada pemotongan anggaran, saya tidak bisa terus bekerja kantor ini hanya dengan satu kursi."
Ketika dia membuka pintu, ia menemukan suaminya dengan dengan sekretaris cantiknya yang duduk di pangkuan sang suami.
Tanpa ragu-ragu, suami itu mendikte sebuah surat yang sedang diketik sekretarisnya dengan suara keras, "Dan kesimpulannya, Tuan-tuan, ada pemotongan anggaran atau tidak ada pemotongan anggaran, saya tidak bisa terus bekerja kantor ini hanya dengan satu kursi."