Tabrak Bapak
Mace Yaklep dia kaget melihat Yakop pulang sekolah menangis, lantas dia dekati anaknya kemudian bertanya dengan penuh keibuan.
"Ehh...anak knapa ko menangis? Ko bakalai di sekolah ka ? atau ko kena marah Bapak Guru ?".
Yakop sambil terisak-isak memberi penjelasan kepada dia punya Mama. "Trada Mama,..uh..uh..uh" isak Yakop.
"Lalu, apa yang ko tangisi?" kata Mace.
"Tadi kan sa naik motor to, tra tau bagaimana sa tabrak orang" jelas Yakop.
"Kapan..?" tanya Mace.
"Tiga jam yang lalu" kata Yakop. "Baru knapa baru sekarang menangisnya?" kata Mace
.
Yakop dia sejenak pandang dia pu Mama dengan pandangan sedih. "Aduh mama, sa minta maaf. Yang sa tabrak itu, Bapak..!!!", kata Yakop.
Mace :"Apa!!??"
"Ehh...anak knapa ko menangis? Ko bakalai di sekolah ka ? atau ko kena marah Bapak Guru ?".
Yakop sambil terisak-isak memberi penjelasan kepada dia punya Mama. "Trada Mama,..uh..uh..uh" isak Yakop.
"Lalu, apa yang ko tangisi?" kata Mace.
"Tadi kan sa naik motor to, tra tau bagaimana sa tabrak orang" jelas Yakop.
"Kapan..?" tanya Mace.
"Tiga jam yang lalu" kata Yakop. "Baru knapa baru sekarang menangisnya?" kata Mace
.
Yakop dia sejenak pandang dia pu Mama dengan pandangan sedih. "Aduh mama, sa minta maaf. Yang sa tabrak itu, Bapak..!!!", kata Yakop.
Mace :"Apa!!??"